Jembatan Riau-Malaysia Bisa Diwujudkan?
Editor: Benny N Joewono
Minggu, 13 Maret 2011 | 22:35 WIB
Sumber :
http://internasional.kompas.com/read/2011/03/13/22351845/Jembatan.Riau-Malaysia.Bisa.Diwujudkan
AYER KEROH, KOMPAS.com — Pemerintah Negara Bagian Malaka, Malaysia, mengharapkan terwujudnya pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah negara bagian itu dengan Provinsi Riau (Indonesia).Harapan itu disampaikan Ketua Menteri Melaka Datuk Seri Mohammad Ali Rustam pada seminar bertajuk "Menjembatani Selat Malaka" yang berlangsung di Resor Putri, Ayer Keroh, Malaka, Minggu (13/3/2011).
Dalam seminar itu, Ali Rustam mengatakan, sumber dana bagi pembiayaan pembangunan jembatan tersebut telah ada dan bukan berasal dari pendanaan pemerintah.
"Uang untuk membangun proyek jembatan Melaka ini berasal dari pihak swasta di China. Kita tak pakai uang pemerintah. Kalau kedua pemerintah bersetuju, pembangunannya lebih cepat lebih baik," katanya.
Ide pembangunan jembatan ini sebenarnya telah lama ada. Namun, perwujudannya terkendala oleh persepsi pemerintah pusat kedua negara tentang tingginya biaya pembangunan dan rendahnya jumlah para pengguna.
Ali Rustam mengatakan, dilihat dari perspektif yang lebih luas, keberadaan jembatan yang melintasi Selat Malaka dan Pulau Rupat (Riau) itu justru sangat positif bagi percepatan pembangunan dan perluasan kerja sama antara Melaka dan Riau.
"Proyek pembangunan jembatan Selat Malaka itu sangat layak karena keberadaannya tidak hanya positif dari aspek pembangunan ekonomi dan perdagangan, tetapi juga dari upaya kedua bangsa mengukuhkan hubungan antarrakyat," katanya.
Ia mengatakan, usul pembangunan jembatan tersebut telah mendapat dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam Forum Kerja Sama Kawasan Segitiga Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT).
Membaca judulnya dengan memakai tanda tanya, penulis ingin jawab:
KENAPA TIDAK...!!!
SECEPAT MUNGKIN DIWUJUDKAN...!!!
Sudah ada Investor yang mau danain, tidak pakai dana APBN dan APBD RIAU.
Tinggal izin dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Kalau Rakyat RIAU siih setuju, biar mudah Silatuhrahmi dengan keluarga disana,
tinggal bagi-baginya yang adil, hehehe.....
JALAN TOL PEKANBARU - DUMAI
Atau sekalian bareng sama Jalan Tol Pekanbaru - Dumai dikerjakan,
rencananya Jalan Tol kurang lebih sepanjang 135 Km dan lebar 100 Meter.
Tahun 2011 ini sudah mulai dianggarkan dana oleh Pemda RIAU dan Rp. 142 Miliar dapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembebasan lahan untuk Jalan Tol.
Tahun 2011 ini sudah mulai dianggarkan dana oleh Pemda RIAU dan Rp. 142 Miliar dapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembebasan lahan untuk Jalan Tol.
Proyek Jalan Tol ini masuk Prioritas Pemerintah Pusat.
"Nilai Investasinya 844,6 juta dolar AS. Saat ini statusnya masih dalam pembebasan lahan,"
ungkap Direktur Transportasi Badan Perencanaan Nasional ( Bappenas ),
Bambang Prihantono, Rabu (23/3) dikantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta ( Riau Pos 24/3/2011 ).
Drs H. Emrizal Pakis MM selaku Ketua Tim Percepatan Pembebasan Lahan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai menegaskan sudah tersedia dana sekitar Rp 186 miliar.
"Ini langkah awal operasional kita. Harapan kita ini bukan lagi sebuah mimpi membangun jalan tol tapi secara bertahap sudah kita mulai melaksanakannya," ujar Emrizal kepada wartawan di DPRD RIAU, Rabu (23/3).
Rincian dari dana itu adalah Rp 142 miliar dari APBN 2011, Rp 14 miliar dari APBD Riau 2011 dan Rp 30 miliar dari empat kota/kabupaten yang dilalui jalan tol sepanjang kurang lebih 135 KM itu. Dana Rp 30 miliar tadi berasal dari APBD Kota Pekanbaru dan Dumai masing-masing Rp 5 miliar dan dari APBD Kabupaten Siak dan Bengkalis masing-masing sebesar Rp 10 miliar.
Riau Pos 29/04/2011
Drs H. Emrizal Pakis MM,
"Biaya Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai itu, menjadi Rp 8,4 Triliun. Peningkatan ini menyangkut beberapa poin yang berpengaruh dalam progres pengembangan infrastruktur tersebut. Begitu juga untuk teknis pembangunan Jalan Tol."
"Saat ini sudah ada tiga Investor luar yang tertarik untuk mendukung rencana pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai. Investor itu antara lain berasal dari Perusahaan di Singapura, Malaysia dan Jakarta."
"Untuk sumber dana ada skim yang mengaturnya. Dimana sumber dana dapat berasal dari Publik, Private atau Patnership. Bahkan alternatif lain dari pihak Swasta dan Pemerintah juga menjadi salah satu solusi dalam merealisasikan Rencana Jangka Panjang."
Apabila Jalan Tol ini sudah ada diperkirakan akan selesai pada tahun 201x, maka
Prospek untuk Project Impianku nilai Potensinya makin naik, apabila ada Investor yang berminat untuk mendanainya.
Investor yang tadinya masih ragu-ragu akan mempercepat Progresnya.
Dan ditambah dengan Perencanaan Jembatan Selat Melaka ( Riau - Malaysia ) yang akan dikerjakan pada tahun 201x maka makin cepatlah Project Impianku
segera terwujud...... amiin.
RENCANA JALAN TOL TRANS SUMATERA

Video dan Photo Jembatan didunia
Qingdao Jiaozhou Bay Bridge











